Sakit DBD Berobat dengan BPJS Kesehatan

Berobat ke rumah sakit karena panas tinggi selama lebih dari 3 hari dengan menggunakan kartu BPJS Kesehatan.
Sakit apa ya Dedek? Terlihat di tangan ada bintik bintik merah. Dedek terlihat lesu, nafsu makan berkurang, inginnya tidur saja. Pusing.
Makan hanya sesendok dua, minum hanya seteguk saja.
Jangan jangan Dedek kena Demam Berdarah. Iya penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti, demam berdarah dengue atau DBD.

Berobat Pakai Kartu BPJS
Apakah bisa berobat DBD ke rumah sakit swasta dengan kartu BPJS kesehatan?

Dedek Harus Rawat Inap
Agak kaget juga dan kasihan juga sama Dedek keputusan Pak Dokter bahwa harus dirawat inap.

Mengurus Kamar Rawat Inap
Cukup menunjukkan kartu BPJS kesehatan dan Surat Perintah Rawat Inap maka kami mengurus kamar perawatan untuk Dedek. Akhirnya dapat kamar kelas I, berkat bantuan tetangga yang bertugas di rumah sakit swasta ini. Dedek pun lalu diinfus, kasihan, dedek takut dengan jarum tapi dengan doa dan dikuatkan oleh ibu pasien sebelah maka dedek kuat juga. Meskipun mengaduh aduh.

Apa yang harus dicatat
Apa yang harus dicatat dan disampaikan kepada perawat atau dokter yang memeriksa.
Konsultasi dengan dokter dan perawat. Dedek setiap hari harus dites darah untuk dilihat kadar Trombositnya. Setiap pagi setelah sarapan, darah Dedek diambil.

Makan dan Minum
Penyebab sakit DBD adalah virus dengue. Maka tidak atau belum ada obatnya. Yang dijaga menurut dokter dan perawat adalah agar pasien tidak dehidrasi dan drop kesehatannya. Minum harus lebih banyak daripada orang normal (lebih dari 8 gelas, Dedek dipaksa minum 10-12 gelas).
Makanan berupa bubur dan diberi sayur bening berkuah. Harus basah pokoknya makanan nya, tidak boleh kering.

Makanan Penambah Trombosit
Air seduhan angkak
Sari Kurma
Susu Kurma
Jus Jambu Merah

Mengurus Kepulangan

(Dalam proses penyelesaian penulisan)

Iklan

Tentang Pegawai BYM

Situs ini adalah situs di luar pekerjaan dinas pegawai BYM, Jakarta Pusat. Hanya sekedar berbagi dan having fun kepada dunia
Pos ini dipublikasikan di Cerita Pasien dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s