Antibiotik Mujarab

Dalam proses penyelesaian penulisan

Antibiotik Mujarab
Aku menyaksikan sendiri kemujaraban dan khasiat hebat obat yang terbilang sederhana. Ya antibiotik, amoxicillin, bisa membuat orang yang sakit terluka parah bisa bangkit dan pulang kembali. Jadi berpikir agak jauh, semoga fasilitas kesehatan dan kehadiran tenaga medis, dokter, perawat, bidan dan mantri kesehatan bisa menjangkau seluruh desa dan kampung di Indonesia.
Demikian juga dengan obat-obatan dasar bisa tersedia murah kalau bisa gratis diperoleh masyarakat Indonesia. Alat kesehatan dan kedokteran bisa diperoleh juga dengan mudah oleh rakyat. Dengan begitu masyarakat tidak sampai sakit parah karena sudah tertangani dengan baik.
Hal itu muncul dari cerita di bawah ini.
image

Kecelakaan Nelayan di Pantai Hutan
Suatu saat kami mengadakan acara Bakti Sosial dan Wisata alam ke daerah hutan. Dalam perjalanan menyusuri hutan dan pantai menuju spot ziarah di hutan, seorang porter lokal melaporkan di bedeng atau saung sederhana pinggir pantai ada Nelayan udang lobster.
Pahanya kena karang saat ombak besar menerjang, luka dan infeksi, sudah 3 hari. Cukup parah jadi mereka bertiga tidak bisa pulang. Sebenarnya yang terluk hanya 1 orang, namun yang 2 orang ikut terlunta lunta. Persediaan makanan hanya tinggal nasi dan lauknya udang2 atau ikan pancingan.

Dokter Ika lalu memeriksa sang nelayan, sebut saja namanya Kang Asep. Lukanya dibersihkan seadanya karena memAng tim hanya membawa kotak P3K sederhana.
Kemudian dr. Ika karena tidak membawa obat namun ingat bahwa Bahar, porter yang membawa barang bRang kami kemarin diberi antibiotik untuk obat sakit giginya. Alhamdulillah Kang Bahar membawanya.
Kang Asep lalu Dikasih antibiotik tersebut, yang sebenarnya jatah Kang Bahar. Selain itu juga diberikan air mineral dan nasi serta mie instan yang cukup untuk dua hari.
Dr. Ika dan ketua rombongan kami Mas Rizki, menjanjikan kalau kami besok akan lewat tempat ini lagi maka kami akan menandu Kang Asep. Kami sampaikan kepada mereka bahuwa kami hanya bermalam di spot ziarah 1 malam saja. Jadi kalau Kang Asep tidak kuat berjalan maka akan ditandu oleh kawan kawan.

Ajaib
Subhanallah. Saat kami kembali esok harinya, Mas Rizki meluangkan saat untuk melongok saung Kang Asep dan kawan-kawan. Tampak sudah kosong, hanya bekas2 abu dan arang masak serta bungkus2 mie instant.
Ajaib Kang Asep ternyata sudah bisa pergi dari situ. Entah bagaimana caranya karena kami tidak bertemu mereka lagi. Mungkin ia berjalan kaki menembus hutan bersama 2 0rang rekannya. Atau ada nelayan teman mereka yang menjemput dengan perahu. Yang terakhir ini kami ragukan karena mereka tidak membawa alat komunikasi.
Entahlah yang pasti Besoknya kita balik lewat situ lagi mereka sudah tidak ada.
Yang kami yakin pula bahwa antibiotik amat mujarab menghentikan sakit dan nyeri luka infeksi. Namun penggunaannya tetap harus mengikuti aturan dokter dan pedoman konsumsi antibiotik yang benar.

UPDATE: Sejak tanggal 27 April 2015 ada alur yang baru bagi orang yang akan berobat ke Poliklinik Spesialis RSCM baik untuk pasien umum tunai maupun dengan jaminan BPJS Kesehatan, BPJS Kesehatan Mandiri, Informasinya bisa dibaca di sini. Pelayanan Pasien RSCM Mulai 27 April 2015

Cerita Pasien Yang Lain Bisa klik Cerita Pasien

Dalam proses penyelesaian penulisan

Iklan

Tentang Pegawai BYM

Situs ini adalah situs di luar pekerjaan dinas pegawai BYM, Jakarta Pusat. Hanya sekedar berbagi dan having fun kepada dunia
Pos ini dipublikasikan di Cerita Pasien dan tag , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s