Dokter Ada Tulang Tersangkut Di Leherku

Sudah 2 hari ini aku merasa tidak enak dan tidak nyaman melakukan aktivitas. Hari minggu lalu aku makan ikan mas pepes. Lezat sekali racikqn khas Tanah Sunda. Meskipun aku sendiri orang jawa.
Namun ada masalah, ya tulang ikan mas yang aku telan ada yang nyangkut di leher. Sudah dicoba atasi dengan menelan kepalan nasi panas. Dicoba dengan minum air putih seperti membilas. Namun tetap saja keluhanku tak juga lenyap.
Saudara Temanku ada yang bekerja di rumah sakit dan aku pun minta bantuan untuk dicarikan informasi dan ditunjukkan tempat untuk mengatasi keluhanku, ya, ada tulang ikan yang menyangkut di leherku.
Rasanya, wah dibayangkan aja sudah membuat aku kini sakit di leher kembali.

Ke Rumah Sakit
image

Akhirnya kami pun ke rumah sakit, setelah diarahkan dan dibimbing oleh Saudara Teman ku. Wah ternyata rumah sakit nya full bangat. Penuh sekali, sulit kami memarkir kendaraan. Akhirnya kami parkir on the street saja.
Menelpon kembali saudara teman saya dan akhirnya bertemu.
Saya sampaikan keluhan dan akhirnya saya diajak ke dokter spesialis THT. Lokasinya kalau tidak salah di lantai 4. Saya lihat ramai sekali Pasien pasien. Ya kami datang ke rumah sakit saat sudah siang.
Saudara temanku menawarkan untuk memakai fasilitas layanan Poliklinik Madya Utama. Tarifnya 2x lipat, namun antrian jumlah pasien hanya 1/5 nya. Bahkan ruangannya pun terpisah. Agak dibedakan.
Setelah membayar tarif poliklinik secara tunai, aku diperiksa oleh perawat berseragam pink. Tak berapa lama masuklah nomor antrianku.

Pemeriksaan Dokter THT
image

Dokter yang memeriksaku seorang laki laki, sepertinya masih muda namun uban di rambutnya, hehehe, seperti kejatuhan putik2 bunga jambu air. Maaf ya dokter yang baik.
Pelayanan ramah dan sambil banyak tertawa mencairkan suasana. Maklum aku kan mungkin keluhannya ringan.
Dari layar monitor yang terhubung dengan alat endoskopi nasal terlihat ada tulang tersangkut di leher saya. Akhirnya beliau bilang, saya akan ambil tulang tersebut dengan alat. Alat tersebut ada mata kameranya. Nanti ada jerat yang akan mengikat tulang tersebut.
Tidak butuh waktu lama sang dokter akhirnya berhasil mengambil tulang ikan tersebut dengan menjerat atau mengikatnya. Ah leganya walaupun masih agak nyeri namun terasa sekali relief-nya. Aku tidak dibius dan tidak diinfus, namun dokter mewanti wanti aku agar kuat menahan biar tidak muntah.
Biayanya yang aku keluarkan untuk tindakan medis di Poliklinik THT tersebut adalah biaya konsultasi dan tindakan Rp125ribu dan obat Rp40ribu. Itu tahun 2012 lalu.

UPDATE: Sejak tanggal 27 April 2015 ada alur yang baru bagi orang yang akan berobat ke Poliklinik Spesialis RSCM baik untuk pasien umum tunai maupun dengan jaminan BPJS Kesehatan, BPJS Kesehatan Mandiri, Informasinya bisa dibaca di sini. Pelayanan Pasien RSCM Mulai 27 April 2015

Cerita Pasien Yang Lain Bisa klik Cerita Pasien

DALAM PROSES PENYELESAIAN PENULISAN

Iklan

Tentang Pegawai BYM

Situs ini adalah situs di luar pekerjaan dinas pegawai BYM, Jakarta Pusat. Hanya sekedar berbagi dan having fun kepada dunia
Pos ini dipublikasikan di Cerita Pasien dan tag , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s