Green Canyon 1000% Adrenalin

Green Canyon 1000% Adrenalin, One Thousand Percent Adrenaline rush on your blood. Awalnya kami tidak tahu seperti apa, seberat apakah Body Rafting itu. Yang kami tahu hanyalah kita hanyut dan mengambang saja.

Tidak ada bayangan akan panjat memanjat batu atau menghadapi jeram-jeram yang deras serta batu-batu yang mendepak bokong kami. Tidak terbayangkan sebelumnya.

Berikut email dari Guide Tour pada tanggal 24 Februari 2014 (2 minggu sebelum perjalanan). Padahal kalau dibaca-baca sudah dijelaskan di situ tapi kami tidak aware, hehehe.

Ibu Dede, saya ingin menginformasikan terlebih dahulu mengenai aktivitas Body Rafting Green Canyon. Agar nantinya para peserta dari Group Bu Dede tidak kaget.
Aktivitas Body Rafting Green Canyon berbeda dengan ‘Rafting” yang pada umumnya menggunakan perahu karet sebagai alat pembantu pengarungan sungai. Untuk body rafting Green Canyon adalah berupa pengarungan sungai dengan waktu tempuh 3-4 jam tanpa menggunakan perahu. Jadi benar-benar aktifitas fisik seperti berenang, melewati tebing. Tentunya berbagai variasi medan dan jeram yang akan dilalui. Body rafting dilengkapi dengan alat pengaman dari mulai helm, life jacket (jaket pelampung), sendal gunung dan pengaman pada bagian kaki. Memang untuk melihat keindahan Green Canyon itu sendiri adalah dengan menelusuri sungai di sepanjang Green Canyon dari atas sampi akhir di penjemputan perahu ke dermaga.
Apabila ada dari peserta Bu Dede ada yang belum berani untuk melakukan aktifitas ini. Ada alternatif lain untuk menikmati Green Canyon yaitu dengan naik perahu dari dermaga, dan kemudian berhenti pada titik tertentu untuk menikmati pesona keindahan stalagtit dan stalagmit. Disini kita dapat melakukan aktifitas berenang, tapi tidak extra fisikseperti body rafting.
Kalaupun tidak ada yang tidak bisa berenang, jangan khawatir ataupun panik. Setaip aktivitas akan ada guide yang mendampingi serta team rescue dan pengenaan life jacket dengan benar serta mengikuti setiap intruksi yang diberikan.
Sehubungan dengan jumlah peserta dari bu Dede berjumlah 22 orang. Mohon dapat disampaikan informasi ini. Apabila ada yang memilih menikmati Green Cnayon dengan naik perahu. Mohon dapat dilist jumlah pemilih.
Demikianlah informasi yang dapat disampaikan

Indonesia RoadTrip

Hehehe, Green Canyon banyak memberikan kejutan-kejutan. 1000% adrenalin and 1000% satisfaction.

Green Canyon Route

BERIKUT ADALAH KISAH PERJALANAN KAMI

BODY RAFTING (BR) DI GREEN CANYON PANGANDARAN

Green Canyon Pangandaran, Jawa Barat mengusik rasa penasaran kami. Apalagi di BYMers ada yang ngompor-ngomporin. Apalagi ada iklannya di La-Kupon. Kayak apa sih pemandangan spektakuler di sana? Bagaimana pengalaman dan tantangan body rafting? Keindahan alam seperti apa yang bisa dinikmati saat hanyut di sungai Cijulang?.

Dari 50 orang rombongan, 22 adalah BYMers n family. Hanya 4 orang yang tidak ikut Body Rafting. Keempat orang tersebut adalah 2 orang ibu dan 2 orang anaknya. Anak pertama berusia sekitar 6 tahun dan yang kedua kurang dari 3 tahun. Yang tidak ikut BR ikut wisata perahu ke Cukang Taneuh, lumayan bisa renang-renang terbawa arus, termasuk anak-anak itu dengan pelampung khusus.

Jumlah pemandu body rafting katanya ada 16 orang warga lokal (ga sempat menghitung). Aliran sungai yang akan disusuri kurang lebih sepanjang 4 km dengan waktu yang dibutuhkan sekitar 5 jam. Aliran sungai tersebut disusuri hanya dengan berenang (tepatnya hanyut siy, jadi kalo ga bisa renang juga ga apa2, kan ada pelampung) dan memanjat batu-batu serta melintas batu karang tajam di pinggirannya untuk menghindar jeram sungai nan deras. Untung batunya tidak licin, mungkin karena daerah berkapur ya. Di sini saya baru tahu kenapa kami disuruh memakai sendal gunung.

SARAPAN DULU NYOK

Sarapan di Base Camp Cukang Taneuh. Bagi yang tidak membawa pakaian banyak bisa beli celana atau baju di sini. Juga buat oleh-oleh.

Sarapan di Base Camp Cukang Taneuh. Bagi yang tidak membawa pakaian banyak bisa beli celana atau baju di sini. Juga buat oleh-oleh.

Baiknya peserta BR sarapan dahulu, karena body rafting ini membutuhkan kekuatan dan stamina. Di parkiran Base Camp (yang kayak terminal itu) tersedia penjual sarapan. Selesai sarapan mie instan telor, bubur ayam pedas, kopi hangat dan teh hangat kami pun diminta ke sekretariat Guha Bau. Disuruh memakai pelampung dan pengaman body di sekretariat Gua Bahu Green Canyon Pangandaran yang telah menyediakannya buat kami. Perlengkapan pengaman terdiri dari pelampung, helm, pelindung tulang kering, dan sandal gunung.

Pimpinan pemandu Guha Bau menyampaikan hal yang perlu diperhatikan sebelum kami menaiki mobil bak terbuka. Diantaranya memastikan peserta tidak berpenyakit jantung, darah tinggi, epilepsi serta asma (sesak napas) karena petualangan ini cukup berat. There’s no turning back kalo sudah memulai perjalanan. Peserta BR yang kali ini kebetulan dalam jumlah besar sekitar 48 orang semua diminta tidak sombong dan sembrono sehingga lupa diri selama BR. Harus mendengar dan mematuhi perintah pemandu. Pemandu berteriak-teriak bukan karena tidak senang dengan peserta BR tapi bertujuan melindungi peserta BR.  Selain itu pemandu juga menyampaikan teknik untuk menghindari cedera selama berada di tengah sungai saat berenang.

3 KEGIATAN SPORT EXTREME

Kegiatan Sport Extreme pertama di Pangandaran dimulai, ya seperti mau off road saja. Kami berangkat menuju lokasi start body rafting di mulut Guha Bau menggunakan lima mobil bak terbuka.

small Base camp cukang taneuh

Mobil mulai menundukkan tanjakan dan bukit dengan pohon-pohon yang rimbun dan semak belukar. Kadang ada batang bambu yang rebah dan harus kita hindari. Pantasan tiap mobil dibatasi hanya 10 orang saja. Dibutuhkan waktu 20 menit untuk mencapai gubuk starting point ke Guha Bau di bawah gubuk tersebut.

Kegiatan Sport Extreme kedua di Pangandaran adalah saat hiking menuruni bukit yang licin sehabis hujan tadi pagi dari gubuk tersebut menuju Guha Bau. Di sini saja sudah terlihat betis-betis yang kegemetaran, hehehe. Katanya jaraknya 300 meter ke bawah, tapi rasanya jauh sekali, tidak sampai-sampai.

small Hiking ke Guha Bau

Kegiatan Sport Extreme ketiga di Pangandaran adalah saatnya Body Rafting selama 4 jam.

GUHA BAU STARTING POINT

Green Canyon 1

Tepat di depan Mulut Guha Bau arus Sungai Cijulang terlihat sedikit deras. Tepat di situ ada jeram dengan arus sedikit kuat di tengahnya, nah di pinggir situlah kami satu-satu diantar berenang oleh pemandu. Sebagian ada yang memilih langsung terjun dengan melompat lewat batu di bawah stalagtit.

Loncat di Guha Bau

Tinggi permukaan batu ke sungai sekitar 4 meter. Setelah terjun berenang ke seberang lalu berpegangan pada pinggiran  sungai Cijulang. Tepat di seberang Guha Bau. Pinggir sungai berupa tebing sebagai alas hutan yang ditumbuhi akar-akar pohon dan tanaman perdu (lihat pada gambar di atas).

Setelah menyusuri sungai selama satu jam kita bertemu dengan jeram yang cukup deras dan batu-batu tajam yang harus dihindari. Pemandangan dua sisi tebing yang mengapit Sungai Cijulang menebar pesona keindahan. Di atasnya rimbun hutan dengan pohon-pohon besar. Begitu alami dan menakjubkan.

ISTIRAHAT DI TENGAH CIJULANG

Kami diberikan kesempatan beristirahat selama sekitar 30 menit, menikmati biskuit dan minum kopi luwak dengan gelas dari potongan bambu yang fresh. Biaya ditanggung oleh pemandu.

Fuad Green Canyon 99

Suasana di tempat istirahat tersebut juga indah, hijau, alami dan banyak ikan-ikan kecil yang kelihatan dari permukaan air. (Kalau di Sunda sejenis ikan benteur, kalau di Danau Toba seperti ikan pora-pora atau di Danau Sumatera Barat kayak ikan bilih). Yang bawa kacamata renang bisa snorkeling dadakan di spot ini.

Green Canyon 5

Kami pun menikmati suasana dan bersenda gurau di tempat itu. Sayangnya tempat tersebut tidak diberikan papan nama kawasan. Bikin dong bapak pengelola wisata Cukang Taneuh, kayak di Taman Nasional Ujung Kulon.

HUJAN ABADI

Lanjutan dari tempat istirahat tadi, kami mulai lagi berbody rafting dan menyisir pinggiran sungai, akhirnya pemandu memberitahu kami bahwa tempat yang luar biasa sebentar lagi ada di depan kami.

Batu Payung Green Canyon 1

Batu Payung Green Canyon 1

Hujan abadi mengucurkan air dari atas jatuh di bebatuan terus menuju ke sungai Cijulang di bawah. Pohon-pohon besar di atas tebing disertai akar-akarnya yang menjulur ke bawah, membuat suasana yang luar biasa cantik. Cahaya dari langit yang tertutup rimbunnya pohon pun ikut melengkapi keindahan aliran sungai serta tebing-tebing tinggi disisinya. Pemandangan alam yang menakjubkan yang kami lihat dari atas batu. Di bawah jeram aliran sungai Cijulang begitu menyeramkan. Hati-hati jangan terlalu pinggir menikmatinya. Ingat-ingat delapan meter ke bawah lumayan kalau jatuh.

Green canyon pangandaran 01

Green canyon pangandaran 01

Kami pun memuaskan diri narsis berfoto-foto. Kamera-kamera kami dibawa oleh pemandu di dalam tas anti basah.

DIJEMPUT PERAHU

Sebelum mengakhiri body rafting di mulut gua alami atau yang disebut Cukang Taneuh (Jembatan Tanah), ada tantangan bagi kami namun tidak dipaksa untuk terjun dari batu payung setinggi kurang lebih 8 meter.

Batu Payung Green Canyon Pangandaran

Tibalah di akhir perjalanan body rafting kami, diakhiri di bawah gua stalagtit Cukang Taneuh. Kami para peserta dihitung dan dikumpulkan kembali sambil menunggu perahu yang akan membawa kami ke dermaga pertama. Sebelum kemudian dari dermaga pertama diperahukan kembali ke Dermaga Base Camp Cukang Taneuh. Dua kali naik turun perahu.

Green Canyon 3

Green Canyon 4

Green Canyon 2

Sambungan Tulisan :
Hanyut Pasrah di Sungai Cijulang
Sunrise @Pantai Batu Karas Pangandaran
Pantai Batu Hiu what a view
BYMers Travel Diary
Wow Indahnya Pangandaran Via Satelit

Iklan

Tentang Pegawai BYM

Situs ini adalah situs di luar pekerjaan dinas pegawai BYM, Jakarta Pusat. Hanya sekedar berbagi dan having fun kepada dunia
Pos ini dipublikasikan di Jalan-jalan, Nondinas dan tag , , , . Tandai permalink.

5 Balasan ke Green Canyon 1000% Adrenalin

  1. Ping balik: BYMers Travel Diary | Pegawai BYM

  2. Ping balik: Pantai Batu Hiu, What a View | Pegawai BYM

  3. Ping balik: Sunrise @Pantai Batu Karas Pangandaran | Pegawai BYM

  4. Ping balik: Hanyut & Pasrah di Sungai Cijulang | Pegawai BYM

  5. Ping balik: Wow Indahnya Pangandaran dari Satelit | Pegawai BYM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s