Sakit Jantung dan BPJS Kesehatan

UPDATE: Sejak tanggal 27 April 2015 ada alur yang baru bagi orang yang akan berobat ke Poliklinik Spesialis RSCM baik untuk pasien umum tunai maupun dengan jaminan BPJS Kesehatan, BPJS Kesehatan Mandiri, Informasinya bisa dibaca di sini. Pelayanan Pasien RSCM Mulai 27 April 2015

Anda tiba-tiba terserang sakit jantung?

Biar dokter dan perawat rumah sakit menangani penyakit anda. Biarkan pemerintah yang menanggung biaya perawatan jantung anda sampai sehat kembali. Jaminan Kesehatan Nasional di bawah pengelolaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial – Kesehatan (BPJS Kesehatan) akan menanggung biaya pengobatan anda. Rakyat Indonesia tidak usah risau mengenai biayanya (khusus rakyat Indonesia yang punya kartu BPJS Kesehatan).

Demikianlah sedikit semangat perubahan yang ingin diwujudkan pemerintah kepada Rakyat Indonesia Tercinta. Semoga bisa terwujud sehingga tidak ada lagi rakyat Indonesia yang sakit namun tidak dapat berobat karena alasan tidak mempunyai biaya.

Petugas BPJS Kesehatan

Petugas BPJS Kesehatan

Hak peserta JKN :

1. Menerima kartu BPJS Kesehatan
2. Mendapat informasi prosedur pelayanan BPJS Kesehatan
3. Mendapat pelayanan kesehatan di pelayanan kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS
4. Mendapat obat dan alat kesehatan di apotek2 yang bekerja sama dengan BPJS

Kartu bpjs kesehatan

Kartu bpjs kesehatan

Kewajiban peserta JKN :

1. Memberikan informasi identitas yang benar dan lengkap
2. Membayar iuran premi bulanan BPJS Kesehatan (antara 26-60ribu/bulan)
3.Mengikuti prosedur rujukan pelayanan kesehatan yang ditetapkan oleh BPJS Kesehatan
4. Melapor kepada pengelola BPJS Kesehatan jika pindah domisili atau pindah tempat kerja

prosedur pelayanan BPJS

prosedur pelayanan BPJS

Prosedur Pelayanan Kesehatan Yang Dijamin Biayanya oleh BPJS Kesehatan adalah  yang mengikuti prosedur jenjang rujukan pelayanan kesehatan yang ditetapkan oleh BPJS Kesehatan. Contoh pasien yang tidak emergensi (gawat darurat) tidak bisa langsung datang ke Rumah Sakit dr Cipto Mangunkusumo Jakarta tanpa ada surat rujukan dari RSUD misal RSUD Pasar Rebo, RSUD Tarakan, RSUD Cibinong (Cikaret) dan lain-lain.

Jadi sebelum datang berobat ke RSCM maka pasien harus datang dahulu ke Puskesmas Kelurahan, kalau tidak bisa ditangani maka mendatangi Puskesmas Kecamatan, kalau tidak bisa ditangani juga maka dirujuk ke RSUD Daerah setempat. Nah kalau belum sembuh juga atau alat pemeriksaan tidak tersedia di RSUD Daerah maka peserta BPJS Kesehatan baru bisa dirujuk ke RSCM.

Pelayanan Kesehatan Yang Tidak Dijamin

Tidak semua pelayanan kesehatan dijamin oleh BPJS Kesehatan, di bawah ini adalah uraian pelayanan kesehatan yang tidak dijamin:

a. pelayanan kesehatan yang dilakukan tanpa melalui prosedur sebagaimana diatur dalam peraturan yang berlaku;
b. pelayanan kesehatan yang dilakukan di Fasilitas Kesehatan yang tidak bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, kecuali untuk kasus gawat darurat;
c. pelayanan kesehatan yang telah dijamin oleh program jaminan kecelakaan kerja terhadap penyakit atau cedera akibat kecelakaan kerja atau hubungan kerja;
d. pelayanan kesehatan yang dilakukan di luar negeri;
e. pelayanan kesehatan untuk tujuan estetik;
f.  pelayanan untuk mengatasi infertilitas;
g. Pelayanan meratakan gigi (ortodensi);
h. gangguan kesehatan/penyakit akibat ketergantungan obat dan/atau alkohol;
i. gangguan kesehatan akibat sengaja menyakiti diri sendiri, atau akibat melakukan hobi yang membahayakan diri sendiri;
j. pengobatan komplementer, alternatif dan tradisional, termasuk akupuntur, shin she, chiropractic, yang belum dinyatakan efektif berdasarkan penilaian teknologi kesehatan (health technology assessment);
k. pengobatan dan tindakan medis yang dikategorikan sebagai percobaan (eksperimen);
l.  alat kontrasepsi, kosmetik, makanan bayi, dan susu;
m. perbekalan kesehatan rumah tangga;
n. pelayanan kesehatan akibat bencana pada masa tanggap darurat, kejadian luar biasa/wabah;
o. biaya pelayanan lainnya yang tidak ada hubungan dengan Manfaat Jaminan Kesehatan yang diberikan.

Tata Cara Berobat Peserta JKN di RSCM

Gerbang Utama RSCM Jakarta

Gerbang Utama RSCM Jakarta

Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (BPJS Kesehatan) yang ingin berobat rawat jalan maupun rawat inap ke RSCM harus mendaftar di Hall RSCM dekat Bank Mandiri RSCM dengan  membawa :
1) surat rujukan dokter RSUD, dan
2) membawa kartu BPJS atau KTP yang masih berlaku

untuk pasien rawat inap ditambah lagi persyaratannya dengan dokumen:
3) Fotokopi Surat Pengantar rawat dari Dokter Poliklinik RSCM/ IGD RSCM
4) Fotokopi lembar Identitas Pasien Rawat Inap (IPRI) RSCM

Jika mendaftar pertama kali maka mengisi formulir informasi pribadi dulu dan antri di pendaftaran baru.

Pelayanan Pasien BPJS Kesehatan JKN di RSCM pada Hari Kerja

Pendaftaran pasien dilayani oleh Petugas BPJS Kesehatan di Hall/Lobby/Ruang UPPJ RSCM pada hari kerja Senin sampai dengan jumat selama jam kerja mulai pukul 07.00 – 15.30 WIB . (Tapi pendaftaran pasien ke Poliklinik sudah tutup pada pukul 11.00, jadi kalau daftar pada di atas pukul tersebut bisa berobat pada besok harinya).

Antrian Poliklinik RSCM

Antrian Poliklinik Rawat Jalan RSCM di Gedung URJT lantai 1, Jalan Diponegoro Nomor 71, Salemba Jakarta Pusat

Pelayanan Pasien BPJS Kesehatan JKN di RSCM pada Hari Libur dan Di Luar Jam Kerja

Pendaftaran pasien dilayani di IGD RSCM Lantai I pada hari kerja Senin sampai dengan jumat selama jam kerja mulai pukul 16.00 – 07.00 WIB (esok harinya). Pada hari libur/hari besar nasional 24 jam pasien dilayani juga di sini untuk verifikasi kepesertaan BPJS Kesehatan dan menerbitkan Surat Eligibilitas  Peserta (SEP) Jaminan Kesehatan nasional.

Penampakan luar Gedung IGD RSCM jakarta Pusat

Penampakan luar Gedung IGD RSCM jakarta Pusat

UPDATE: Sejak tanggal 27 April 2015 ada alur yang baru bagi orang yang akan berobat ke Poliklinik Spesialis RSCM baik untuk pasien umum tunai maupun dengan jaminan BPJS Kesehatan, BPJS Kesehatan Mandiri, Informasinya bisa dibaca di sini. Pelayanan Pasien RSCM Mulai 27 April 2015

Iklan

Tentang Pegawai BYM

Situs ini adalah situs di luar pekerjaan dinas pegawai BYM, Jakarta Pusat. Hanya sekedar berbagi dan having fun kepada dunia
Pos ini dipublikasikan di RSCM dan tag , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke Sakit Jantung dan BPJS Kesehatan

  1. sandra mamahit berkata:

    saya peserta BPJS menderita Mioma uterus menerima rujukan operasi laparascopy di rscm. apakah operasi ini masuk jaminan BPJS?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s